Kali ini kita membahas cara merangkum data dan hubungan antar-variabel dengan 2 hal utama:
- Mean / Ekspektasi: nilai rata-rata yang diharapkan
- Varians & Kovarians: "seberapa menyebar” dan “seberapa bergerak bersama” antar variabel
Ini dipakai untuk memahami ide di SEM: model yang bagus harus bisa “menjelaskan” pola/ matriks kovarians yang terlihat di data.
Mean/ Ekspektasi E(Y)
- Konsepnya
-- Bayangkan kamu mengulang pengukuran berkali-kali. Ekspektasi E(Y) adalah “rata-rata jangka panjang”.
Makna sederhananya: rata-rata jangka panjang kalau percobaan diulang sangat banyak.
-- Mean populasi ditulis μY
- Aturan dasar ekspektasi
- Konstanta: E(c) = c
- Kelipatan konstanta: E(cY) = cE(Y)
- Penjumlahan/pengurangan: E(X - Y) = E(X) + E(Y) atau E(X - Y) = E(X) - E(Y)
- Perkalian (butuh independen!), kalau X dan Y independen (tidak saling memengaruhi): E(XY) = E(X)E(Y), jika dependen, umumnya tidak sama
Varians (VAR): ukuran “sebaran”
- Konsepnya
Varians mengukur: nilai-nilai itu rapat (mirip-mirip) atau menyebar jauh.
Notasi:
- Rumus cepat
sehingga juga
- Aturan varians yang penting
- Varians konstanta: Var(c) = 0 (konstanta tidak menyebar)
- Varians skala: Var(cY) = c^2Var(Y)
- Tambah konstanta tidak mengubah varians: Var(c+Y) = Var(Y)
Kovarians (COV): ukuran “gerak bareng” 2 variabel
- Konsepnya
Kovarians menjawab: "kalau X naik, apakah Y juga cenderung naik?"
Cov(X,Y) > 0: naik bersama
Cov(X,Y) < 0: yang satu naik, yang lain turun
Cov(X,Y) = 0: tidak ada hubungan linear (belum tentu “tidak berhubungan sama sekali”)
- Rumus cepat
- Hubungan dengan independen
Kalau X dan Y independen, maka kovariansnya 0 -> Cov(X,Y) = 0.
- Aturan kovarians
-- Dengan konstanta:
-- Skala:
-- Penjumlahan:
- Varians penjumlahan: kenapa muncul “2Cov”?
Rumus penting:
Maknanya:
Kalau X dan Y sering naik bersama (kovarians positif), total sebaran X+Y jadi lebih besar.
Kalau Cov(X,Y) = 0, barulah:
Var dan Cov Dipakai untuk apa?
Misal model:
Artinya:
- Y1 dipengaruhi oleh X1 dan X2
- ζ1 = faktor lain yang tidak kita ukur (error)
Maka varians Y1 berasal dari:
- sebaran X1
- sebaran X2
- hubungan X1 dengan X2 (kovarians)
- sebaran error ζ1
Itulah mengapa rumusnya jadi “campuran” antara varians dan kovarians.
Implied Covariance Matrix” (kovarians yang diprediksi model)
- Di SEM, kita bandingkan 2 “tabel hubungan”:
Σ = kovarians populasi/observasi (yang “kita lihat” dari data)
Σ(θ) = kovarians yang diprediksi oleh model (tergantung parameter θ)
Hipotesis dasarnya:
Kalau mirip → model dianggap cocok/ bagus.
- Apa itu “matriks” di sini?
Anggap matriks seperti tabel kotak-kotak angka:
diagonalnya = varians tiap variabel
luar diagonal = kovarians antar variabel
Bentuk model struktural dan “reduced form”
Notasi:
Penjelasan:
y: variabel endogen (dipengaruhi variabel lain dalam model)
x: variabel eksogen (sebagai penyebab/prediktor)
B: pengaruh antar komponen di y
Γ: pengaruh x ke y
ζ: error/disturbance untuk y
I: matriks identitas (analog “angka 1” untuk matriks)
Pindahkan By ke kiri:
Jika (I−B) bisa dibalik (non-singular), maka:
Ini yang disebut reduced form: y ditulis langsung sebagai fungsi x dan error.
Rumus inti: kovarians yang “diimplied” oleh model
Biasanya diasumsikan:
Maka kovarians y:
Makna sederhananya: varians/kovarians pada y berasal dari:
- variasi pada x yang “mengalir” lewat Γ, dan
- variasi error ζ, lalu semuanya “dipropagasikan” oleh struktur hubungan di B lewat (I−B)^−1.
bagian kedua:
bagian ketiga, ini juga bisa diturunkan dari bentuk reduced form:
Jenis parameter
Ada 3 tipe:
Free: nilainya dicari dari data (boleh berubah saat dihitung)
Fixed: nilainya ditetapkan (sering 0, artinya tidak ada pengaruh)
Constrained: dipaksa sama, misalnya (dua pengaruh dianggap sama besar)
0 komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan baik dan sopan ya ^^