Tampilkan postingan dengan label Beasiswa & Study Abroad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beasiswa & Study Abroad. Tampilkan semua postingan

9/02/2024

Buat esai personal statement memukau: tips sukses menembus kampus di Amerika plus contoh esainya

Menulis esai personal statement untuk universitas di Amerika Serikat bisa menjadi tantangan besar terutama jika kamu ingin menonjol di antara ratus ribuan pelamar lainnya karena untuk masuk ke kampus Amerika itu sangatlah kompetitif. Esai ini adalah kesempatan emas untuk memperlihatkan siapa diri kamu, apa yang memotivasi kamu, dan bagaimana kamu akan berkontribusi. 

Yuks kita bahas bareng” tips untuk memastikan esai kamu tak hanya baik, tapi luar biasa!

1. Kenali diri kamu

Sebelum mulai menulis, luangkan waktu untuk refleksi diri. Pikirkan tentang momen penting dalam hidup kamu yang telah membentuk siapa kamu hari ini. Universitas ingin tahu siapa kamu, jadi pastikan esai kamu mencerminkan kepribadian, value, dan tujuan hidup kamu.


2. Ceritakan dan tunjukkan

Alih-alih hanya mengatakan bahwa kamu pekerja keras, tunjukkan itu melalui cerita. Misalnya, ceritakan bagaimana kamu mengatasi tantangan besar dalam sebuah kegiatan. Pokoknya cerita yang menggugah emosi akan lebih berkesan di benak pembaca.


3. Hindari generalisasi

Hindari esai yang terlalu umum atau klise. Pilih satu atau dua topik yang sangat dekat dengan interest kamu dan kembangkan secara mendalam. Lebih baik menulis tentang satu pengalaman berharga dengan detail yang kaya daripada mencakup banyak hal secara dangkal. That’s it!


4. Observasi universitas tujuan

Setiap universitas memiliki budaya dan nilai yang berbeda. Tunjukkan bahwa kamu telah melakukan riset mendalam tentang kampus tujuan kamu dan bagaimana kamu cocok dengan lingkungan tersebut. Sebutkan program atau inisiatif spesifik yang menarik bagi kamu. Bisa juga sebutkan professor yang memiliki bidang yang sama dengan kamu yang nantinya kamu akan belajar dengannya.


5. Gunakan gaya tulisan yang baik

Esai harus mencerminkan gaya dan suara kamu sendiri. Tulis dengan cara yang natural dan menarik, seolah-olah kamu sedang berbicara dengan teman. Namun, pastikan tetap profesional dan tidak menggunakan bahasa yang terlalu santai.


6. Periksa lagi

Setelah menyelesaikan draft pertama, biarkan esai kamu "istirahat" sejenak sebelum kembali untuk revisi. Periksa tata bahasa, ejaan, dan alur cerita. Mintalah pendapat dari orang, teman, atau mentor yang dapat memberikan masukan konstruktif. Kesalahan kecil bisa merusak kesan yang kamu coba ciptakan.


7. Jadilah unik

Jangan mencoba menulis apa yang kamu pikir ingin didengar oleh panitia penerimaan. Jadilah diri sendiri dan tulislah dengan jujur. Keaslian akan bersinar lebih terang daripada esai yang dibuat-buat.


Oke selanjutnya kita bakal lebih spesifik tentang apa aja poin-poin yang harus dituliskan dalam personal statement. Kita akan bahas per paragraf, let’s go!

1. Pembuka yang menarik

Bagian ini kalau aku bilang jadi bagian yang harus membuat pembaca penasaran dengan isi dari personal statement kita. Buatlah 1 paragraf pembuka yang isinya sesuatu yang paling bermakna, bisa dari pengalaman dan kehidupan kamu. Tentu kaitkan dengan bidang atau pekerjaan kamu. Bisa lihat contoh paragrafnya seperti ini (untuk lebih jelas, klik gambarnya)



2. Ceritakan latar belakang pendidikan, interest, dan pengalaman

Pada paragraf kedua, sajikan latar belakang pendidikan kamu, ceritakan bidang keilmuan yang kamu geluti. Lalu hubungkan pendidikan kamu dengan interest yang menjadi fokus kamu. Selanjutnya, bisa ceritakan pengalaman yang mendukung interest kamu.



3. Deskripsikan karir atau kegiatan saat ini

Dalam paragraf ini, kamu bisa mulai dengan pekerjaan saat ini atau kalau yang belum bekerja bisa ceritakan kegiatan apa yang kamu lakukan baru-baru ini, tapi inget ceritakan kegiatan yang berdampak ke masyarakat ya bukan hanya untuk diri sendiri. Kemudian bisa dilanjutkan dengan apa yang memotivasi langkah kamu selanjutnya berdasarkan dari karir/kegiatan saat ini. 



4. Tunjukkan prestasi dan pencapaian

Pada bagian ini, paparkan prestasi-prestasi dan pencapaian yang kamu raih. Perlu diingat, jangan sampai bagian ini terlihat sombong atau angkuh okey. Usahakan paparannya menjelaskan pencapaian yang kamu lakukan dan apa value yang diambil dari pencapaian itu.



5.  Jelaskan tujuan dari lanjut studi

Paragraf ini berisi penjelasan mengapa kamu perlu lanjut studi di kampus yang dituju. Jelaskan permasalahan yang menjadi concern kamu dan kaitkan dengan bidang kamu. Paparkan mengapa program di kampus yang dituju itu sesuai dengan bidang yang kamu geluti. Akan lebih baik jika tau professor yang penelitiannya sesuai dengan tema pada bidang kamu.



6. Sebutkan harapan dan kontribusi

Pada paragraf terakhir, paragraf ini harus menjadi paragraf yang menggugah hati pembaca. Kamu bisa menuliskan harapan setelah lulus dan bentuk kontribusi kamu seperti apa.



So setelah mengikuti tips ini, kamu tidak hanya menulis esai yang memenuhi syarat, tetapi juga menciptakan karya yang memikat hati pembaca. Ingat, esai ini adalah kesempatan kamu untuk berbicara langsung kepada pihak penerimaan, jadi manfaatkan momen ini untuk bersinar!

9/01/2024

Indiana university bloomington: kampus bidang pendidikan terbaik di Amerika

Kalau tmn” mampir ke page ini karena lagi cari kampus untuk bidang pendidikan terbaik yang ada di Amerika untuk lanjut master atau Ph.D, kamu udah di jalan yang benarrr hehe.

Hi perkenalkan, aku, saat kalian baca ini merupakan Ph.D student di Indiana University Bloomington (IU Bloomington). Aku melanjutkan Ph.D di IU Bloomington dengan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dari pemerintah (baca tips mendapatkan beasiswa studi ke Amerika) dan mulai perkuliahan di fall 2024. Bidang yang aku ambil teacher education di departemen curriculum & instruction, school of education.

Disini aku mau berbagi ke tmn” nih tentang IU Bloomington, kampusnya seperti apa, lingkungannya gimana, dan fasilitas kampusnya apa aja. Kampus ini tidak hanya dikenal karena keunggulan akademiknya aja, tetapi juga karena berbagai aspek menarik lainnya. Yuks kita ulas mengapa IU Bloomington menjadi pilihan terbaik bagi kamu yang ingin mendalami bidang pendidikan.


Peringkat terbaik dalam bidang pendidikan

Pertamaaa aku mau mulai dengan pencapaian IU Bloomington di tahun 2024-2025. Nah kampus tercintaku ini merupakan kampus nomor 1 bidang pendidikan di Indiana state. Ada 8 area spesialis yang mendapatkan peringkat terbaik di Amerika berdasaran US news & world report diantaranya counseling, elementary education, secondary education, higher education administration, curriculum & instruction, educational administration, educational psychology, dan educational policy. Soo kalau ada bidangnya tmn” disini gasss jadiin kampus ini listnya tmn” buat lanjut master atau Ph.D. Ada bidang pendidikan lain ga yang ditawarkan? adaaa, nih langsung aja kepoin websitenya https://education.indiana.edu/index.html buat info lengkap ada jurusan apa aja disini.


(School of Education, IU Bloomington)

Program-program di School of Education IU Bloomington secara konsisten diakui di tingkat nasional dan internasional loh. Reputasi ini didukung oleh kualitas pengajaran, penelitian yang inovatif, serta komitmen fakultas dan staf dalam mendukung perkembangan akademik dan profesional mahasiswa. 

Untuk kualitas pengajaran sama penelitian pokoknya ga perlu ditanyakan lagi deh udh best banget. Yang paling mau aku tekankan disini itu komitmen fakultas dan stafnya, aku ngerasain sendiri mereka sangat sangat helpful loh. Kalau kita bingung atau susah jangan sungkan bertanya ke mereka daaan mereka langsung nolong terus cariin solusi buat kita. Tentunya nolong kita dengan ramah dan cepat sat set. 


Keunggulan akademik dan fasilitas

IU Bloomington memiliki kurikulum yang dirancang dengan baik, menggabungkan teori dan praktik untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif buat kita. Mahasiswa disini memiliki akses ke berbagai pusat penelitian, salah satunya research and collaboration, menawarkan peluang untuk terlibat dalam penelitian di bidang pendidikan.

Selain itu, fasilitas di IU Bloomington sangat sangat mendukung pengembangan akademik, non akademik, dan profesional mahasiswa. Perpustakaan Herman B Wells, misalnya, adalah salah satu perpustakaan terbesar yang menyediakan sumber daya akademik yang sangat lengkap. Kampus ini juga dilengkapi dengan teknologi terkini yang memungkinkan mahasiswa untuk mengakses informasi dan berkolaborasi dalam penelitian. 


(Herman B Wells Library)


Selain itu, IU Bloomington menyediakan fasilitas olahraga terlengkap, kita bisa gym, basket, badminton, tennis, sepak bola, renang dan masih banyak venue lainnya. Aku sendiri biasanya gabung bareng tmn”ku disini main badminton, basket, dan tennis. Untuk bisa pakai fasilitas ini kalau kita student semuanya gratis tiss tiss hanya modal student id aja.


(Student Recreational Sports Center Bulding)


Ada lagi yang gratis lainnya, area kampus dan pusat perbelanjaan di Bloomington ini dilalui oleh bus” yang biasanya lewat 15-20 menit sekali. Kita bisa naik bus dan menunjukkan kartu sakti kita ya apalagi kalau bukan kartu student id daaan kita bisa naik busnya gratis hehe.


Lingkungan kampus yang dinamis dan inklusif

Salah satu aspek yang membuat IU Bloomington menonjol adalah lingkungan kampusnya yang inklusif dan dinamis. Kampus ini memiliki komunitas mahasiswa yang beragam, berasal dari berbagai latar belakang budaya dan negara. Hal ini menciptakan atmosfer belajar yang kaya akan perspektif, memungkinkan kita untuk belajar tidak hanya dari dosen dan buku, tetapi juga dari tmn” kita.

Kota Bloomington sendiri merupakan tempat yang nyaman untuk belajar dan tinggal menurutku. Kenapa? kotanya adem, rindang karena masih banyak pohon”, banyak taman yang bisa digunakan untuk belajar, baca, ngobrol, atau hanya sekedar ngadem juga bisa.

Dengan kondusivitas ini, aku sebagai mahasiswa bisa menikmati kehidupan kampus yang seimbang antara studi dan rekreasi, ya intinya study hard play hard ya kaan. Bloomington juga dikenal sebagai kota yang ramah dan aman, sehingga mahasiswa internasional pun dapat merasa diterima dan nyaman.


Memilih Indiana University Bloomington untuk melanjutkan studi master atau PhD dalam bidang pendidikan adalah keputusan yang tepat bagi kamu yang ingin meraih pendidikan berkualitas tinggi di lingkungan yang mendukung dan inklusif. Dengan kualitas pendidikan yang baik, fasilitas bagus dan lengkap, dan berbagai peluang pengembangan karier, IU Bloomington bisa bantu kita untuk mencapai tujuan akademik dan profesional kita. Sooo dengan segala keunggulan ini, IU Bloomington bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi juga untuk tumbuh dan berkembang menjadi pemimpin masa depan dalam bidang pendidikan.

8/27/2024

Apa saja yang perlu mahasiswa Indonesia lakukan setelah sampai di Amerika

Selamaaat aku ucapkan ke tmn” yang udah sampai ke negeri Paman Sam. Setelah perjalanan panjang dan persiapan matang, akhirnya kamu sampai di Amerika Serikat. Mungkin rasanya campur aduk antara senang, lega, tapi juga sedikit cemas. Bagi student Indonesia yang baru tiba, ada beberapa langkah penting yang perlu dilakukan untuk memulai hidup dan studi di negeri Paman Sam.


1. Lapor diri ke kampus

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah langsung buat student id ke kampus karena ini akan menjadi identitas tmn" disini. Selanjutnya lapor diri ke kampus via OGS, silakan tmn” kunjungi link https://i94.cbp.dhs.gov/I94/#/recent-search. Masukkan paspor, Visa, dan tanggal datang lalu download atau print i94 yang telah diisi.

Biasanya, kampus juga akan mengadakan orientasi untuk mahasiswa internasional. Pastikan kamu menghadiri sesi orientasi ini karena banyak informasi penting tentang akademik, peraturan kampus, hingga tips hidup di Amerika yang akan dibahas.


2. Aktivasi kartu SIM

Mengaktifkan kartu SIM lokal penting agar kamu dapat terhubung dengan teman, keluarga, dan pihak kampus. Pilih provider yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaranmu. Provider seperti T-Mobile, AT&T, dan Verizon sering menjadi pilihan mahasiswa indonesia karena jangkauan luas dan berbagai paket data yang fleksibel. Aku sendiri memilih AT&T sebagai kartu SIM yang aku gunakan. Aktivasi kartu SIMnya cukup mudah hanya memerlukan paspor, student ID, dan tadaaa kartu SIM jadi deh. Untuk plan internet juga banyak tawaran yang diberikan, untuk AT&T ada beberapa pilihan lines, semakin banyak lines (banyak orang yang masuk dalam plan internet kita) maka akan semakin murah. Aku dan tmn”ku disini buka 7 lines dan setiap bulan kami harus membayar sekitar $36 untuk paket internet unlimited dan bisa hostpot dari HP kita.


3. Buat akun bank

Membuka rekening bank di Amerika akan memudahkanmu dalam melakukan transaksi sehari-hari, membayar tagihan, serta menerima kiriman uang dari Indonesia. Beberapa bank yang populer di kalangan mahasiswa indonesia antara lain Chase, Bank of America, dan Wells Fargo. Jangan lupa membawa paspor, I-20 atau DS-2019, dan bukti alamat untuk membuka rekening.


4. Cari akomodasi

Jika belum mendapatkan akomodasi tetap, prioritaskan untuk mencarinya sesegera mungkin. Kampus biasanya menawarkan opsi asrama, tetapi jika kamu ingin tinggal di luar kampus, cobalah mencari apartemen atau rumah sewa yang dekat dengan kampus untuk memudahkan mobilitas. Website seperti Zillow, Apartments.com, atau Craiglist dapat menjadi referensi pencarian akomodasi.


5. Pahami transportasi lokal

Setiap kota di Amerika memiliki sistem transportasi yang berbeda. Pelajari cara menggunakan transportasi umum di kotamu. Kalau di Bloomington tempat aku belajar, aku biasanya menggunakan bus karena banyak titik berhenti bus yang menjangkau tempat-tempat yang strategis mulai dari kampus, apartment, mall, dll. Hal baiknya lagi, bus disini gratis tis tisss asalkan memperlihatkan student id hehe.


6. Daftarkan diri untuk asuransi kesehatan

Di Amerika, asuransi kesehatan adalah suatu keharusan karena biaya medis sangat mahal. Biasanya kampus menyediakan asuransi kesehatan untuk mahasiswanya. Pastikan kamu memahami detail polis asuransi yang ditawarkan, atau jika memilih asuransi di luar kampus, lakukan riset untuk menemukan yang sesuai dengan kebutuhanmu. Pengalamanku kemarin, OIS kampusku yang mengurus proses ini kemudian aku diminta untuk melakukan pendaftaran dari link yang dikirimkan dan tadaa selesai deh.


7. Atur jadwal akademik

Segera setelah orientasi, kamu akan mulai merencanakan jadwal akademikmu. Kamu perlu berkonsultasi dengan academic advisor untuk memilih mata kuliah atau merancang jadwal yang sesuai dengan beban studi dan minatmu.


8. Gabung dengan komunitas Indonesia

Meskipun kamu berada jauh dari rumah, kamu tidak sendirian. Banyak komunitas Indonesia di berbagai kota di Amerika yang bisa menjadi support system bagimu. Bergabunglah dengan perhimpunan pelajar indonesia di daerahmu untuk bertemu dengan sesama mahasiswa Indonesia, berbagi pengalaman, dan mendapatkan dukungan moral.


9. Lapor diri ke KBRI

Ini perlu dilakukan untuk memberikan informasi ke KBRI bahwa kita sudah sampai di Amerika dan kemudian kita terdata pada database KBRI sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kita dapat mengaarkan KBRI. Untuk lapor diri ini, silakan kunjungi portal pelayanan dan perlindungan WNI di luar negeri melalui link https://peduliwni.kemlu.go.id/beranda.html. Klik daftar lalu ikuti langkah-langkahnya hingga selesai


Terakhir, ingatlah untuk menikmati setiap momen. Studying abroad adalah pengalaman yang sangat berharga. Jangan terlalu khawatir dengan hal-hal kecil dan berikan dirimu waktu untuk beradaptasi. Jelajahi lingkungan baru, kenali budaya Amerika, dan manfaatkan peluang yang ada di depanmu. Selamat menikmati petualangan barumu temaan!


8/26/2024

Tips dan pengalaman pembuatan Visa J-1 untuk studi di Amerika

Meraih kesempatan untuk studi di Amerika dengan Visa J-1 adalah sebuah petualangan yang dimulai bahkan sebelum kita menginjakkan kaki di Amerika. Di sini, aku mau berbagi pengalaman tentang proses pembuatan Visa J-1, dari awal hingga akhir, lengkap dengan tips yang bisa membantu kamu menghadapi proses ini dengan lebih percaya diri.


1. Punya dokumen DS-2019

Tahap pertama yang harus kamu lalui adalah mendapatkan dokumen DS-2019, yang merupakan surat sponsor dari kampus tempat kamu akan belajar di Amerika. Proses ini bisa memakan waktu, tergantung kecepatan kampus dalam memproses dokumen. Pastikan untuk selalu berkorespondensi dengan pihak kampus dan memeriksa email secara rutin.

Tips:

Persiapkan semua dokumen yang diminta kampus, seperti LoA, bukti pendanaan, dan paspor.


2. Isi form DS-160

Setelah menerima DS-2019, langkah berikutnya adalah mengisi formulir DS-160, formulir permohonan visa non-imigran yang harus diselesaikan secara online melalui link https://ceac.state.gov/genniv/. Formulir ini berisi informasi pribadi, latar belakang pendidikan, dan rencana studi di Amerika. Proses pengisian ini membutuhkan waktu dan ketelitian. Buat tmn” yang butuh panduan tahapan pengisiannya bisa DM ke Instagram aku yaa nanti aku share dokumennya.

Tips:

Pastikan semua informasi yang dimasukkan benar dan sesuai dengan dokumen pendukung yang akan kamu bawa ke wawancara. Simpan nomor konfirmasi DS-160 karena ini akan diperlukan saat jadwal wawancara.


3. Bayar SEVIS fee

Setiap pemegang Visa J-1 wajib membayar SEVIS fee (Student and Exchange Visitor Information System) sebelum wawancara visa. Pembayaran ini harus dilakukan secara online melalui link https://www.fmjfee.com/i901fee/index.html dan konfirmasi pembayarannya harus dibawa ke wawancara visa nanti.

Tips:

Simpan bukti pembayaran SEVIS fee baik dalam bentuk fisik maupun digital. Ini sering kali menjadi dokumen yang diminta selama wawancara.


4. Jadwalkan wawancara Visa

Setelah formulir DS-160 selesai, lanjut ke penjadwalan wawancara di kedutaan atau konsulat Amerika terdekat melalui link https://portal.ustraveldocs.com/. Jadwal wawancara ini sangat tergantung pada ketersediaan slot, jadi semakin cepat kamu daftar, semakin baik.

Tips:

Usahakan memilih jadwal wawancara dengan cukup waktu sebelum keberangkatan, sehingga jika ada masalah atau dokumen tambahan yang dibutuhkan, kamu masih punya waktu untuk memperbaikinya.


5. Wawancara di kedutaan Amerika

Hari yang paling menegangkan akhirnya tiba, yak wawancara visa! Nah pada tahap ini, kamu harus membawa semua dokumen yang diperlukan diantaranya foto 5x5 1 lembar, paspor, DS-2019, konfirmasi DS-160, bukti pembayaran SEVIS fee, dan dokumen pendukung lainnya seperti LoA dan bukti keuangan (LoG).

Di ruang wawancara, petugas visa akan mengajukan beberapa pertanyaan seputar tujuan studi, program yang akan diikuti, serta bagaimana kamu akan membiayai studi tersebut. Tujuan utama wawancara adalah untuk memastikan bahwa kamu memiliki niat yang jelas untuk kembali ke negara asal setelah menyelesaikan program studi.

Tips:

Jawablah pertanyaan dengan jujur, percaya diri, dan yang terpenting tidak bertele-tele. Latih jawaban kamu jika perlu, terutama tentang rencana studi dan tujuan kamu setelah program berakhir. Ini adalah bagian penting dalam meyakinkan petugas bahwa kamu memenuhi syarat untuk Visa J-1.


6. Persetujuan Visa

Jika semua berjalan lancar, kamu akan mendapatkan persetujuan visa. Paspor kamu akan disimpan oleh kedutaan dan akan dikembalikan dengan visa yang sudah ditempelkan di dalamnya. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa hari hingga satu minggu, tergantung pada lokasi dan kedutaan.


7. Penyerahan paspor dan Visa

Setelah visa kamu selesai, kedutaan akan menginformasikan ke kamu bahwa Visa kamu telah selesai dan bisa mengambilnya langsung di kedutaan. Namun, jika pada saat penjadwalan wawancara, kamu memilih untuk dikirim maka kedutaan akan mengirimkan paspor dan visa kamu melalui layanan kurir yang kemudian ada email untuk kamu membayar biaya pengiriman tersebut.


Semoga artikel ini bisa membantu kamu yang sedang mempersiapkan pembuatan Visa J-1. Jangan lupa untuk selalu memeriksa situs resmi kedutaan Amerika untuk informasi terbaru terkait prosedur Visa. Wish you luck!

8/25/2024

Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum keberangkatan studi ke Amerika

Bermimpi untuk bisa belajar di Amerika adalah salah satu pencapaian besar bagi aku karena negara ini merupakan salah satu pusat pendidikan dunia. Namun, mimpi ini datang dengan banyak persiapan yang harus dipertimbangkan dengan cermat apalagi sebelum keberangkatan ke kampus Amerika.

Aku pastikan dulu nih, tmn” yang baca artikel ini berati tmn” yang sudah mendapatkan LoA dari kampus Amerika dan sedang mempersiapkan berbagai hal untuk keberangkatan kan yaa? Karena hal-hal yang mau aku bagikan ini berkaitan dengan apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum keberangkatan. Tapii kalau tmn” yang mencari info tips untuk bisa dapat beasiswa studi ke Amerika, tmn” bisa baca artikel yang kubuat sebelumnya disini.

Penjelasan kali ini in general namun karena aku dosen jadi nanti ada beberapa hal yang spesifik yang berkaitan dengan pekerjaan dosen. Oke langsung aja, berikut ini beberapa hal penting yang harus kamu persiapkan sebelum keberangkatan studi ke Amerika.

1. Dokumen penting

Persiapan dokumen adalah langkah utama yang harus dipastikan selesai jauh sebelum keberangkatan. Pastikan kamu sudah memiliki:

- Paspor

Pastikan paspor hijau kamu masih berlaku setidaknya enam bulan setelah sampai di Amerika. Tapi aku kemarin masih 1 tahunan lagi tapi aku langsung perpanjang aja di Indonesia. 

Kalau untuk dosen seperti aku, aku juga buat paspor biru yang mana paspor ini untuk ASN, nah paspor ini digunakan untuk perjalanan dinas. Pengajuan paspor biru ini waktunya hampir sama dengan paspor hijau sekitar beberapa hari jadi, hanya saja ada beberapa dokumen yang perlu tmn” dosen sertakan. Pengurusan paspor biru ini dilakukan di kepegawaian universitas masing-masing dan bisa ditanyakan syarat dokumennya apa saja. Kalau aku kemarin diminta menyertakan beberapa hal ini seperti foto, akta kelahiran, kartu keluarga, KTP, SK PNS, kartu pegawai, paspor hijau, dan surat setneg.

- Surat penerimaan (I-20/DS-2019)

Untuk yang studi di Amerika, surat penerimaannya dalam bentuk I-20 untuk visa F-1 atau DS-2019 untuk visa J-1. Pembuatan dokumen ini membutuhkan waktu jadi setelah tmn” mendapatkan LoA biasanya kampus akan meminta beberapa dokumen yang mereka butuhkan untuk memproses surat penerimaan ini. 

- Surat Keuangan

Surat ini kalau aku bilang adalah surat sakti hehe. Surat ini pasti akan diminta kampus Amerika sebagai bukti biaya kuliah dan biaya hidup kita disana dijamin siapa dan berapa nominal yang diberikan. Kalau awardee beasiswa seperti aku, nama surat keuangan ini adalah Letter of Guarantee (LoG). Di surat ini akan dijabarkan apa saja yang ditanggung oleh pemberi beasiswa seperti tuition fee, book allowance, living allowance, health insurance, settlement allowance, family allowance, dll.

- Visa pelajar (F-1/J-1)

Pastikan kamu telah memiliki visa F-1 atau J-1 untuk bisa masuk ke Amerika. Pengajuan visa pelajar ini membutuhkan waktu (tmn" bisa baca tahapan pengajuannya disini), jadi ajukan segera setelah kamu mendapatkan surat penerimaan (I-20/DS-2019) dari kampus.


2. Kesehatan dan asuransi

Perawatan kesehatan di Amerika itu sangat mahal, oleh karena itu, penting untuk memiliki asuransi kesehatan yang sesuai dan beberapa hal yang harus dipersiapkan seperti:

- Pemeriksaan kesehatan

Lakukan pemeriksaan kesehatan lengkap sebelum keberangkatan (ini opsional), dan melakukan vaksinasi. Beberapa kampus Amerika mengharuskan untuk melakukan beberapa vaksinasi sebelum sampai ke kampus. Aku kemarin diminta kampus untuk melakukan vaksin MMR, Varicella, Tdap, dan Meningintis.

- Pemeriksaan gigi

Seperti yang aku bilang tadi, perawatan kesehatan di Amerika itu mahal, salah satunya perawatan gigi jadiii saranku tmn” periksa gigi sebelum berangkat, apa ada yang bolong dll. Aku kemarin juga periksa gigi dulu sebelum berangkat dan karena gigiku ga ada masalah jadi aku cuma scaling gigi aja buat bersihin.

- Pemeriksaan mata

Selain gigi, perawatan mata pun sama mahalnya so ya paling bagusnya tmn” cek mata di Indonesia aja. Siapa tau kan ya minus atau bahkan silindris kayak aku hehe.

- Asuransi kesehatan

Untuk penerima beasiswa, asuransi kesehatan ini akan ditanggung oleh pemberi beasiswa dengan nominal yang telah ditentukan oleh pemberi beasiswa yang tertera di LoG.


3. Pembiayaan dan keuangan

Pastikan kamu memiliki rencana keuangan yang solid, termasuk persiapan dana darurat seperti:

- Pembukaan rekening bank

Cari tahu bank mana di Amerika yang memiliki kemitraan dengan bank di Indonesia untuk memudahkan transaksi atau buka akun bank yang mudah untuk melakukan transaksi di luar negeri. Aku kemarin buka akun di Jenius BTPN karena cardnya bisa digunakan untuk transaksi di luar negeri terutama Amerika dan ga ribet.

- Beasiswa dan pendanaan

Pastikan dana beasiswa atau sumber pendanaan lainnya siap dan tersedia sebelum kamu pergi.

- Membawa uang tunai

Bawa sejumlah uang tunai dalam mata uang dolar untuk keperluan awal, seperti transportasi atau pembelian kebutuhan mendesak. Kamu bisa mempersiapkan uang tunai yang kira-kira amannya itu sekitar $500.


4. Persiapan akademik

Setelah diterima di kampus tujuan, lakukan persiapan akademik dengan matang diantaranya:

- Mengenal kurikulum

Pelajari kurikulum dan silabus dari program studi kamu agar lebih siap ketika memasuki kelas. Biasanya kampus Amerika itu informasi dan detailnya sangat lengkap dimunculkan di website jadi rajin-rajin baca setiap sudut webnya.

- Hubungi advisor

Hal ini paling penting karena sebelum kamu datang ke kampus, kamu perlu tau siapa advisor kamu. Bila perlu lakukan pertemuan online untuk bisa berdiskusi tentang plan studi kamu.

 - Sumber belajar

Cari tahu buku teks atau bahan bacaan yang direkomendasikan oleh kampus dan beli atau akses secara online.


5. Tempat tinggal dan transportasi

Menyiapkan tempat tinggal di Amerika sebelum kamu tiba ini penting bangeeet loh.

- Asrama kampus atau apartemen

Jika kamu tinggal di asrama, pastikan semua dokumen dan pembayaran selesai. Jika memilih apartemen, siapkan kontrak sewa dan rencana transportasi.

- Rencana transportasi

Ketahui rute dari bandara ke tempat tinggal kamu, ada yang menjemput atau tidak. Jika tidak, kamu bisa menggunakan aplikasi transportasi online seperti Uber atau Lyft untuk dapat membantu jika belum memiliki jemputan.


6. Kenali budaya dan sistem amerika

Amerika adalah negara multikultural dengan beragam sistem yang berbeda dari negara kita Indonesia.

- Budaya lokal

Pelajari kebiasaan sosial, etiket, dan budaya Amerika agar kamu bisa beradaptasi dengan lebih mudah. Berbicara dengan mahasiswa internasional yang sudah berpengalaman juga bisa sangat membantu. Sejauh yang aku alami, kebiasaan mereka diantaranya kalau kita lebih dulu buka pintu, tahan dulu untuk orang setelahnya. Selain itu, ada budaya untuk memberikan tip.

- Hukum dan peraturan

Ketahui aturan visa dan batasan kerja selama studi. F-1 biasanya mengizinkan kerja di kampus dengan batasan jam tertentu berbeda dengan visa J-1, jadi pastikan kamu memahami kebijakan ini.


7. Konektivitas

Menjaga koneksi dengan keluarga dan teman di negara asal sangat penting:

 - Rencana telekomunikasi

Siapkan rencana internasional dari penyedia telekomunikasi. Aku kemarin 1 hari sebelum keberangkatan, aku beli paket roaming telkomsel untuk ke Amerika yang 10 hari. Paket ini juga cover sinyal internet di negara transit, waktu itu aku transit di dubai dan setelah sampe di Amerika bisa dipakai dengan lancar. 

- Alat Komunikasi

Sinyal di Amerika sudah 5G jadi hanya HP yang sudah support sinyal ini yang internetannya lancar. Selain itu, kebanyakan Iphone dan beberapa seri Samsung yang bisa digunakan disini jadi kalau tmn” HPnya selain ini mungkin baiknya bisa beli dulu di Indonesia.


8. Mental

Beralih ke kehidupan baru di Amerika bisa menantang secara mental dan emosional so tmn" harus apa?

- Mempersiapkan mental

Mulailah membangun sikap positif dan fleksibel untuk menghadapi perbedaan budaya dan sistem pendidikan.

- Jaringan Dukungan

Bergabunglah dengan komunitas mahasiswa internasional di kampus untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan dukungan.


Selain 8 poin diatas, beberapa hal ini perlu diperhatikan sewaktu keberangkatan tiba:

1. Tmn" pastikan tanggal berangkat sesuai dengan tanggal ketentuan Visa (biasanya no more than 30 days in advance)

2. Pastikan make appointment sebelum keberangkatan jika ada penjemputan dari bandara ke housing

3. Simpan dan pastikan alamat tinggal dan rekan yang bisa dijadikan contact darurat

4. Pastikan semua dokumen seperti paspor, Visa, DS-2019, SEVIS, LoG, bukti vaksin, dll dibawa dalam bentuk softfile dan juga hardcopy. Masukkan dokumen-dokumen tersebut di map dan bawa di handcarry untuk memudahkan saat proses imigrasi and customs

5. Cek bagasi, pastikan tidak ada barang terlarang

6. Pastikan paket roaming sudah aktif sebelum berangkat dari Indonesia


So dari aku, persiapan yang matang adalah kunci untuk memulai perjalanan studi di Amerika dengan lancar. Dari dokumen hingga mental, semua aspek perlu diperhatikan agar kamu dapat beradaptasi dengan baik dan sukses dalam studi serta kehidupan di Amerika. Good luck gaes!

Tips dan pengalaman mendapatkan beasiswa studi ke Amerika

Siapa sih yang ga mau lanjut studi trus dapet beasiswa pula ya kaaan. Studi abroad apalagi ke Amerika dan diberikan beasiswa full sampai selesai pasti menjadi impian banyak anak muda Indonesia. Alhamdulillah finally aku berhasil mewujudkan impian itu untuk studi S3 di Indiana University Bloomington. Aku menghabiskan kurang lebih 1 tahun dari persiapan hingga keberangkatan ke Amerika.

Dalam artikel kali ini, aku mau berbagi pengalaman yang menginspirasi ke tmn” dalam mendapatkan beasiswa studi ke Amerika, serta memberikan tips berharga buat kalian yang ingin mengikuti jejakku. Let’s go!

(Kampus Indiana University Bloomington, USA)


(Foto bersama awardee BPI di IU Bloomington)


1. Tentukan tujuan studi

Salah satu kunci keberhasilan aku bisa mewujudkan mimpi studi di Amerika adalah harus tau pasti apa yang ingin dicapai. Kita yang ingin mengejar beasiswa harus mendefinisikan tujuan akademis dan profesional kita dengan jelas, karena hal ini akan menjadi poin penting dalam aplikasi beasiswa. Bahasa mudahnya gini, tmn” perlu tau kedepan mau berkarir menjadi apa dan kontribusi untuk Indonesia seperti apa. 

Karena aku sudah menjadi dosen jadi karirku sudah jelas mengajar di kampus, meneliti, dan mengabdi kepada masyarakat. Dari pekerjaan aku ini lah tercipta kontribusiku untuk Indonesia, lebih spesifiknya aku ingin membantu sumber daya manusia di pendidikan untuk meningkatkan kualitasnya.

Oke coba sekarang tmn” tanya ke diri tmn” beberapa pertanyaan ini kemudian tmn” jawab dan mulai menuliskannya. Dari tulisan ini nanti tmn” bisa mengembangkannya menjadi essay karena pendaftaran beasiswa dan kampus pasti mengharuskan tmn” membuat essay tentang studi, karir masa depan, dan kontribusi.

- Anda ingin berkarir di bidang apa di masa depan? (buat tmn" yang sudah bekerja bisa menjelaskan latar pekerjaan tmn")

- Anda ingin expert di bagian apa pada karir anda?

- Studi di bidang apa yang bisa membantu anda expert di bidang anda?

- Apa bentuk kontribusi untuk Indonesia terutama pada bidang anda dari hasil studi anda?

- Buatlah list kampus yang menawarkan keilmuan sesuai dengan bidang yang telah ditentukan


2. Observasi program kampus dan beasiswa

Aku menghabiskan berbulan-bulan melakukan riset terkait program-program studi yang tersedia di Amerika dan beasiswa yang mendukung program tersebut. Jangan hanya fokus pada satu beasiswa, telusuri berbagai opsi, pelajari persyaratannya, dan sesuaikan dengan minat serta kebutuhan studi. Aku kemarin lulus 2 beasiswa, LPDP dan BPI (tmn" bisa baca tips cara lulus beasiswa LPDP dan BPI) namun pada akhirnya aku memilih BPI. Aku juga mendaftar di beberapa kampus Amerika dan alhamdulillah aku lulus di 2 kampus Amerika, University of Massachusetts dan Indiana University Bloomington. Akhirnya Indiana University Bloomington kupilih sebagai kampus tempatku belajar.


3. Persiapkan diri secara matang

Salah satu tantangan terbesar dalam aplikasi beasiswa adalah memenuhi syarat akademis dan persyaratan administratif lainnya. Aku mempersiapkan diri jauh-jauh hari dengan mengambil kursus persiapan Bahasa Inggris. Alhamdulillah juga aku berkesempatan untuk belajar Bahasa Inggris di Universitas Negeri Malang selama 6 bulan dengan beasiswa dari USAID. 

Kampus Amerika tidak hanya mengharuskan kita memenuhi skor Bahasa Inggris namun juga memerlukan skor GRE, ini berbeda dengan negara lain yang hanya memerlukan skor bahasa saja. Di beberapa kampus jika beruntung, GRE ini bisa minta waiver. Memang untuk bisa lulus dan belajar di Amerika sangat lah sulit tapiii kalau AKU bisa pasti KALIAN juga bisa! semangaaat.

Aku juga mencari mentor untuk membantu menyempurnakan essay beasiswa dan essay kampus. Essay ini menjadi salah satu aspek terpenting dalam aplikasi beasiswa (tmn” bisa baca contoh essay LPDP dan essay personal statement untuk kampus Amerika yang aku buat sebagai referensi). Essay yang ku buat menceritakan latar pendidikanku, pengalamanku, perjalananku, kontribusiku, dan mengapa aku sangat bersemangat untuk melanjutkan studi. Btw, kalau ada tmn” yang butuh mentor, boleh bangeet kontak aku buat tanya-tanya terkait beasiswa dan kampus Amerika. Aku bisa dikontak melalui Instagram atau by Email juga boleh, feel free ok.


4. Berlatih wawancara beasiswa

Setelah lulus seleksi administratif, pastinya aku harus menghadapi wawancara beasiswa. Persiapan wawancara adalah kunci, jadi aku menghabiskan waktu untuk berlatih wawancara dengan teman-teman dan mentor, serta merekam diri sendiri untuk memperbaiki cara penyampaian dan komunikasiku. Beberapa pertanyaan yang sering muncul dalam wawancara beasiswa diantaranya alasan memilih kampus tujuan sebagai tempat studi, kontribusi apa yang bisa diberikan setelah kembali ke tanah air, dan bagaimana studi tersebut relevan dengan perkembangan karierku (tmn” bisa baca artikelku ini untuk bisa lulus wawancara beasiswa LPDP dan BPI).


5. Jaringan dan dukungan

Aku tentu tidak menjalani proses ini sendirian. Aku mendapatkan dukungan dari keluarga, teman, kolega di tempat kerja, serta komunitas beasiswa. Cari lah mentor dan bergabunglah dengan kelompok atau komunitas yang sevisi, mereka bisa memberikan motivasi, informasi, dan bantuan yang mungkin tidak kita sadari. Dukungan dari mereka yang pernah mengalami proses serupa bisa menjadi salah satu kekuatan terbesar dalam perjalanan mendapatkan beasiswa.


6. Jadilah optimis dan pantang menyerah

Aku menekankan pentingnya memiliki mentalitas yang kuat. Proses beasiswa memakan waktu yang sangaaat panjang. Setiap tahap kita harus lewati dengan semangat, pantang menyerah, ulet, belajar dengan sungguh-sungguh, dan kerja keras bagai kuda hehe. Hal ini lah yang aku lakukan dan akhirnya usahaku membuahkan hasil.


Yap, so pengalamanku dalam mendapatkan beasiswa untuk studi ke Amerika memberikan banyak pelajaran berharga. Dengan persiapan matang, tekad yang kuat, serta dukungan dari komunitas dan keluarga, impian studi ke luar negeri bukanlah hal yang mustahil. Bagi kalian yang ingin mengikuti jejakku, jangan pernah berhenti bermimpi dan terus berjuang untuk mewujudkannya. Aku tau KAMU pun bisa!!


8/21/2024

Tips lulus wawancara beasiswa pendidikan indonesia (BPI) plus pertanyaan dan jawabannya

Hi guys, setelah sebelumnya aku posting tips lulus wawancara LPDP, nah kali ini aku juga mau berbagi tips lulus wawancara Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Diantara dua pilihan beasiswa LPDP dan BPI yang aku dapatkan, aku akhirnya milih beasiswa BPI ini yang tujuan kampusku ke Amerika.



Penerima BPI ini biasanya merupakan pengajar atau dosen seperti aku yang tujuan kampusnya bisa di dalam atau luar negeri. Tahap wawancara beasiswa ini menjadi salah satu tahap krusial dalam seleksi, karena di sinilah pihak pemberi beasiswa ingin mengenal lebih dalam tentang calon penerima beasiswa, motivasi kita, serta kesiapan akademik dan mental kita untuk menjalani pendidikan.

Untuk membantu kamu sukses di tahap wawancara BPI, berikut ini aku kasih beberapa tips yang bisa kamu terapkan beserta contoh pertanyaan dan jawabannya.

1. Pahami motivasi dan tujuan

Baiknya kamu perlu melakukan refleksi diri dulu sebelum hari wawancara tiba, kamu harus bisa menjelaskan alasan kamu memilih jurusan dan universitas yang kamu tuju. Pihak pewawancara itu ingin tau gimana kamu membutuhkan beasiswa ini sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan dan jangka panjangmu.

Contoh Pertanyaan:

Apa motivasi terbesar Anda untuk melanjutkan studi?

Jawaban:

Saya sangat termotivasi untuk melanjutkan studi di bidang manajemen pendidikan terutama pada pengembangan sumber daya manusia dalam pendidikan karena saya percaya ilmu ini sangat relevan dengan kebutuhan Indonesia dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi para personel pendidikan. Dengan gelar pada bidang ini, saya berharap dapat berkontribusi pada pengembangan professional guru dan tenaga kependidikan di Indonesia, yang sejalan dengan visi dan misi BPI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.


2. Update isu terkini

Kamu perlu paham dan update apa yang sedang terjadi dan perkembangan terkini di bidang studi yang kamu tuju. Ini berguna untuk memperlihatkan kalau kamu adalah calon penerima beasiswa yang serius. Pewawancara ingin melihat seberapa besar pemahamanmu terhadap bidang tersebut dan bagaimana rencana kamu untuk mengatasinya.

Contoh Pertanyaan:

Apa tantangan terbesar di bidang studi Anda saat ini, dan bagaimana Anda berencana menghadapinya

Jawaban:

Salah satu tantangan terbesar dalam bidang pendidikan saat ini adalah kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Untuk menghadapinya, saya berencana mempelajari hal baru mengenai pengelolaan sumberdaya manusia dalam pendidikan untuk mendukung pemerataan pendidikan, termasuk akses terhadap teknologi dan guru berkualitas. Dengan cara ini, saya berharap dapat memberikan solusi konkret terhadap tantangan ini.


3. Deskripsikan diri dan prestasimu

Pewawancara tertarik untuk mengetahui bagaimana kamu telah mempersiapkan diri selama ini. Mereka ingin melihat apakah kamu adalah kandidat yang telah membuktikan kemampuanmu di masa lalu.

Contoh Pertanyaan 1:

Bisakah Anda ceritakan pengalaman atau prestasi yang paling membanggakan selama kuliah?

Jawaban:

Salah satu pengalaman yang membanggakan adalah saat saya masih menjadi mahasiswa S2, saya berkesempatan memimpin sebuah penelitian yang berfokus pada tema manajemen pendidikan. Proyek ini berhasil mendapatkan pengakuan dari universitas, dan saya diberi kesempatan untuk mempresentasikannya di konferensi internasional. Pengalaman ini mengajarkan saya tentang pentingnya kerja sama tim dan dedikasi terhadap penelitian, yang saya yakin akan sangat berguna saat melanjutkan studi.

Contoh Pertanyaan 2:

Apa yang membuat Anda layak mendapatkan beasiswa ini dibandingkan kandidat lain?

Jawaban:

Saya percaya saya layak mendapatkan beasiswa ini karena saya memiliki kombinasi antara dedikasi akademik, pengalaman praktis, dan komitmen kuat untuk berkontribusi pada Indonesia. Saya telah mempersiapkan diri secara matang baik secara akademik maupun mental untuk tantangan di masa depan, dan saya yakin bahwa dengan dukungan BPI, saya dapat memaksimalkan potensi saya untuk memberikan dampak nyata bagi negara.


4. Perlihatkan komitmen dan kontribusi

BPI menuntut penerima beasiswa untuk kembali ke Indonesia dan berkontribusi di Indonesia. Jadi, tunjukkan komitmenmu untuk memberikan dampak positif bagi negara setelah lulus.

Contoh Pertanyaan:

Apa rencana Anda setelah menyelesaikan studi dan kembali ke Indonesia?

Jawaban:

Setelah menyelesaikan studi, saya berencana untuk kembali ke Indonesia dan mengabdi menjadi dosen. Saya juga akan menyelenggarakan berbagai pelatihan dan melaksanakan pengabdian agar dapat membantu para guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan mereka. Saya ingin menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang saya peroleh selama studi untuk berkontribusi pada bidang pendidikan.


5. Tenang dan yakin

Selama wawancara, penting untuk tetap tenang dan percaya diri. Pewawancara tidak hanya menilai isi jawabanmu, tetapi juga cara kamu menyampaikan jawaban tersebut. Latihlah komunikasi yang jelas dan tegas.


6. Latihan

Lakukan simulasi wawancara dengan teman atau mentor yang bisa memberikan umpan balik. Latihan ini akan membantu kamu merasa lebih siap.


Tahap wawancara ini adalah kesempatan untuk menunjukkan siapa diri kamu dan bagaimana beasiswa ini dapat membantu kamu mencapai tujuan besar. Kunci keberhasilan adalah persiapan yang matang, pemahaman mendalam tentang bidang studi, serta komitmen yang jelas untuk berkontribusi bagi Indonesia setelah lulus. So be ready and good luck!


Tips lulus wawancara beasiswa LPDP plus pertanyaan dan jawabannya

Haii tmn”, kali ini aku mau share tips lolos wawancara beasiswa LPDP. Harapannya, postingan ini bisa jadi referensi tmn” untuk mempersipakan diri menghadapi tes wawancara LPDP. Btw aku lolos LPDP DN tahun 2023 tapi sayangnya aku ga ambil karna aku juga dapet beasiswa BPI LN so pengalaman aku kemarin aku mau bagikan ke tmn”.



Kita tau, mendapatkan beasiswa LPDP itu jadi impian banyak mahasiswa di Indonesia. Namun, salah satu tahap paling menantang dalam proses ini adalah wawancara. Dalam postingan ini, aku mau membagikan tips jitu biar kamu bisa lulus wawancara LPDP, serta memberikan beberapa contoh pertanyaan dan cara menjawabnya dengan baik.

1. Kenali dirimu dan jawab pertanyaan tentang diri kamu sesuai dengan apa yang kamu tulis di aplikasi

Wawancara beasiswa LPDP sering kali berfokus pada siapa dirimu, motivasi, dan rencana ke depan. Sebelum wawancara, refleksikan apa yang membuatmu unik dan alasan mengapa kamu memilih program studi yang kamu lamar. Ini akan membantumu menjawab pertanyaan dengan penuh percaya diri.

Tips:

- Buka daftar kelebihan, kelemahan, pencapaian, dan pengalaman yang kamu tulis di aplikasi

- Latih cara menyampaikan kisah hidupmu secara singkat namun bermakna

Contoh Pertanyaan 1:

Apa motivasi Anda melamar beasiswa LPDP?

Jawaban yang bisa kamu gunakan, tmn” bisa sesuaikan dengan bidang tmn” sendiri:

Motivasi utama saya melamar beasiswa LPDP adalah karena saya percaya pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa. Saya berkomitmen untuk menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang saya dapatkan untuk berkontribusi pada pengembangan sektor pendidikan di Indonesia, khususnya di bidang manajemen sumber daya manusia, di mana akses terhadap pengembangan professional guru dan tenaga kependidikan masih terbatas.

Contoh Pertanyaan 2:

Apa yang Anda lakukan saat menghadapi kegagalan?

Jawaban:

Saya percaya bahwa kegagalan adalah bagian dari proses pembelajaran. Ketika saya mengalami kegagalan, saya berusaha untuk menganalisis penyebabnya, belajar dari kesalahan tersebut, dan merencanakan langkah-langkah perbaikan. Contohnya, ketika saya gagal dalam sebuah proyek di kampus, saya mengambil waktu untuk mengevaluasi metode yang saya gunakan dan berkonsultasi dengan dosen saya. Hal ini membantu saya memperbaiki pendekatan saya dan akhirnya berhasil dalam proyek berikutnya.


2. Update isu nasional dan global

LPDP tidak hanya mencari kandidat yang cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki wawasan luas tentang isu-isu nasional dan global. Pelajari topik-topik penting seperti pembangunan ekonomi, pendidikan, politik, dan lingkungan hidup. Kandidat yang bisa menghubungkan program studinya dengan isu-isu ini akan dilihat lebih kompeten.

Tips:

- Baca berita terupdate, terutama isu-isu yang relevan dengan program studimu

- Siapkan argumen atau pendapat yang kuat terkait isu-isu tersebut

Contoh Pertanyaan:

Apa pandangan Anda tentang tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia saat ini?

Jawaban:

Menurut saya, salah satu tantangan terbesar Indonesia saat ini adalah kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Hal ini berdampak pada kemampuan sumber daya manusia di berbagai wilayah Indonesia untuk bersaing di tingkat nasional maupun global. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan yang mendukung pemerataan pendidikan, termasuk akses terhadap teknologi dan guru berkualitas.


3. Kontribusimu bagi Indonesia

Salah satu tujuan utama LPDP adalah mencetak pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia. Oleh karena itu, persiapkan jawaban tentang rencanamu setelah lulus. Kandidat yang memiliki visi jelas tentang apa yang ingin dicapai setelah menyelesaikan studi lebih disukai.

Tips:

- Kembangkan rencana yang realistis dan relevan dengan keahlian yang akan kamu dapatkan dari studi nanti

- Fokus pada bagaimana kamu bisa memberikan dampak positif pada masyarakat atau bidang yang kamu geluti

Contoh Pertanyaan:

Bagaimana rencana Anda untuk berkontribusi kepada Indonesia setelah menyelesaikan studi?

Jawaban:

Setelah menyelesaikan studi, saya berencana untuk bekerja sama dengan lembaga pendidikan di daerah saya untuk meningkatkan kualitas guru dan staff melalui program pelatihan berkelanjutan. Selain itu, saya ingin mendirikan pusat pembelajaran berbasis teknologi di daerah saya, sehingga siapa pun di sana bisa memiliki akses yang lebih baik ke sumber belajar dan informasi digital.


4. Latihan bahasa inggris

Wawancara LPDP bisa saja dilakukan dalam bahasa Inggris, terutama jika kamu melamar program studi di luar negeri. Pastikan kamu mampu menjawab pertanyaan dengan baik dan percaya diri dalam bahasa Inggris.

Tips:

- Latih percakapan sehari-hari dan jawaban wawancara dalam bahasa Inggris

- Ajak teman atau mentor untuk melakukan simulasi wawancara denganmu

Contoh Pertanyaan:

Why did you choose this specific university and program for your studies?

Jawaban:

I chose this university because of its strong focus on educational management and technology, and its reputation for innovation in teaching methods. The program offers unique courses that align perfectly with my goals of improving access to quality education in Indonesia. I believe studying here will equip me with the knowledge and skills necessary to make a significant impact in my country.


5. Tenang dan percaya diri

Ketenangan adalah kunci saat wawancara. Meskipun gugup, cobalah untuk tetap tenang dan berpikir jernih. Pewawancara bisa melihat ketika kamu terlalu tegang, dan ini dapat mempengaruhi penilaian mereka. Latihan yang cukup akan membantumu lebih siap dan tenang saat menghadapi wawancara.

Tips:

- Lakukan simulasi wawancara bersama teman atau mentor

- Tarik napas dalam-dalam dan atur tempo berbicara dengan santai


Finally…

Tahap wawancara ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan siapa dirimu dan bagaimana kamu dapat memberikan dampak positif bagi Indonesia. Dengan persiapan yang matang, mengenal diri sendiri, serta memahami isu-isu penting, kamu dapat menghadapi wawancara ini dengan percaya diri. Jangan lupa untuk melatih kemampuan berbicara dan tetap tenang selama proses wawancara. 

Okey itu lah beberapa tips yang bisa aku bagikan ke tmn” ya. Good luck!


7/01/2023

Tips lulus administrasi beasiswa LPDP plus contoh essay

Haloo tmn" semua

Kali ini aku mau berbagi contoh essay yang aku pakai untuk submit beasiswa LPDP kemarin

Alhamdulillah dengan essay ini, aku bisa lulus tahap administrasi beasiswa LPDP

Sebelum ke contohnya, ini beberapa poin penting yang bisa tmn" gunakan untuk membuat essay:

  • Perkenalkan diri
  • Ceritakan background pendidikan
  • Deskripsikan organisasi yang pernah/sedang diikuti
  • Kegiatan/pekerjaan saat ini
  • Ceritakan kontribusi yang telah/sedang dilakukan untuk Indonesia
  • Deskripsikan concern kita terhadap permasalahan yang ada di Indonesia
  • Solusi terhadap permasalahan yang ada
  • Kaitkan solusi itu dengan studi yang akan diambil
  • Ceritakan rencana kita pasca studi
  • Deskripsikan kontribusi kita untuk Indonesia pasca studi

Untuk detail pembahasan poinnya, bisa liat video aku ini yaa


Okay deh, nah ini essay aku kemarin yang bisa tmn" jadikan referensi dalam membuat essay tmn" yaa ( klik aja gambarnya biar tulisannya jelas)




Semangaaat buat tmn" 

Semoga tmn" lulus tahap administrasi LPDP dan tahapan selanjutnya juga aamiin

Tips lulus tes pascasarjana UPI plus contoh soal

Haiii tmn" semuaaa

Wah ini yang dateng kesini pasti tmn" yang berencana mau studi lanjut ke pascasarjana UPI ya

Langkah tmn" udah bener bangeet nih

Disini, aku mau share pengalaman aku kemarin setelah tes pascasarjana UPI ke tmn" yang membutuhkan jadi tmn" bisa mempersiapkan diri lebih baik lagi biar bisa lolos tes daaan bisa jadi mahasiswa UPI wuiih keren ga tuh hehe

Langsung aja yuks, nih tmn" bisa nonton paparan aku gimana sih tips biar lulus tes pascasarjana UPI 

Disana juga ada contoh soalnya juga loh jadi tmn" bisa gunakan sebagai referensi dan bisa mencari sumber belajar dengan soal" serupa

Selamat menonton yah


4/12/2014

Perwakilan indonesia di workshop seamolec dan kementerian pendidikan cambodia

Telat lagi telat lagi postingnya hehe ya tidak lain karena tugas yang menumpuk dan harus segera diselesaikan. Oke yuk kita mulai aja, dalam postingan ini saya mau share tentang keikutsertaan saya di workshop yang diselenggarakan oleh Seamolec bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Negara Cambodia. Nah disini saya dan 10 mahasiswa program beasiswa Double Degree Indonesia-Cambodia tukut ikut serta dalam workshop yang diselenggarakan oleh Seamolec.
Workshop ini diselenggarakan dalam kurun waktu 5 hari dari tanggal 24 - 28 Maret 2014 bertempat di Bun Rany Hun Sen Wat Phnom High School, buseeet panjang banget ya nama sekolahnya hehe, ibaratnya kalau di Indonesia SMP. Target peserta yang dipilih oleh Seamolec yaitu guru-guru setingkat sekolah yang mengajar mata pelajaran seperti Matematika, Fisika dan lain-lain dan diharapkan setelah workshop selesai para guru dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk sekolah masing-masing karena diera yang sangat canggih terhadap gadget diharapkan para guru dapat mengimbangi dan turut mengupgrade ilmu IT yang dimiliki sehingga kedepan diharapkan metode pembelajaran yang diajarkan dapat lebih efisien dan menyenangkan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi yang ada.
Materi yang dipersentasikan atau yang diberikan kepada para peserta ada 2 yaitu pembuatan digital book menggunakan Sigil dan pembuatan penerjemah percakapan 3 bahasa (Khmer-English-Indonesia) menggunakan Android App Inventor.
Menyenangkan sekali buat kami mahasiswa Indonesia bisa turut serta bergabung bersama guru-guru dari negara Cambodia dan tentunya kami bisa saling bertukar ilmu dan menambah pengalaman serta wawasan kami disini.
Hmm kurang lengkap ya kalau cerita tanpa gambar ya ga hehe, berasa sayur tanpa garam. Ok yuk kita lihat photo-photo workshopnya. Enjoy ^^


Gambar pertama ini merupakan hari pertama sekaligus pembukaan dari workshop SEA EduNet dan Sea Language kerjasama Seamolec dan Kementerian Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Cambodia yang dibuka oleh Deputy Director Program Seamolec yaitu Pak Ith Vuthy.


Nah kalau ini hari kedua dan kami semua sudah mulai membuat program digital book, digital book berguna untuk lebih mengefisienkan guru dalam menyampaikan pembelajaran sehingga guru tidak perlu lagi membawa buku-buku pelajaran yang sangat tebal dan berat karena cukup dengan membawa gadget yang mempunyai sistem operasi IOS atau Android kemudian menginstall aplikasi Reader, di IOS nama aplikasinya IBooks, di Android nama applikasinya Ideal Reader dan memasukkan file digital book yang sudah dibuat pada aplikasi Reader tersebut dan mempersentasikannya kepada murid-muridnya melalui media seperti proyektor atau LCD.


Nah untuk hari ketiga kami memulai materi yang kedua yaitu membuat aplikasi penerjemah percakapan 3 bahasa yaitu bahasa Khmer (Cambodia) – English – Indonesia. Maksud dari aplikasi ini yaitu aplikasinya berisi percakapan 3 bahasa dimana didalamnya terdapat text dan audionya juga sehingga selain dapat dibaca tulisannya, kita dapat mendengarkan bagaimana kata-kata dalam percakapan tersebut dikatakan.



Dihari keempat merupakan hari dimana para peserta mempresentasikan aplikasi yang telah dibuat sehingga tau manfaat serta tau cara pengimplementasian aplikasinya. Untuk hari kelima merupakan penutupan dari workshop yang telah dilaksanakan serta hal-hal apa yang telah dicapai dalam penyelenggaraan workshop ini.
Terimakasih untuk Seamolec dan Kementerian Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Cambodia.

3/25/2014

Arsitektur dan lingkungan kampus NPIC cambodia

Wah udah beberapa hari ga posting nih hehe ya ga lain karena jadwal kesibukan disini ya kuliah, dateng ke Kedutaan Besar RI, berkunjung kesini dan kesitu. Oh ya jadwal saya disini dibilang padat ya ga terlalu, dibilang engak ya padat juga, jadwal kuliah saya hanya 4 hari dari hari Senin sampai hari Kamis dari jam 08.00 AM waktu Cambodia, ga terlalu berbeda dengan Indonesia sih hanya beda beberapa menit aja dan berakhir pada pukul 03.00 PM. Hari Jumat sampe hari Minggu jadwal saya dan teman-teman ke Kedutaan Besar RI dan pada Minggu paginya saya bersama 1 orang teman yang sekampus dengan saya berolahraga Badminton dengan Bapak-bapak dan Ibu-ibu Kedutaan Besar RI. Belum ditambah jadwal-jadwal lainnya yang terkadang harus kami hadiri, ya begitulah kira-kira untuk aktivitas-aktivitas saya disini.
Yuk ah sekarang back to title, saya mau ngeliatin teman-teman semua tentang keadaan, arsitektur dan suasana kampus saya di Cambodia ini, kampus yang indah, bersih dan cantik menurut saya sehingga selalu memanjakan mata saya melihat keindahan-keindahan yang dipaparkan ditambah arsitektur-arsitektur khas Cambodia yang diperlihatkan.


Udah eksis aja yah kami hahaha ya dunk, ini gerbang masuk dari NPIC dan kami 11 Indonesian Students, photo bersama dengan Deputy Director Program Seamolec yaitu Pak Ith Vuthy yang mengantar kami dari Indonesia ke Cambodia, bapaknya baik lho malah suka banget becanda jadi cepet akrab dengan kami semua.



Nah ini merupakan main building dari kampus saya, keren yaaa, keren banget kalo menurut saya karena arsitekturnya masih tradisional khas negara Cambodia dengan ukiran-ukiran yang unik dan menarik ditambah warna yang cerah dan terang menegaskan keindahan yang ada pada bangunan ini.




Untuk 2 gambar diatas merupakan dormentory, nah ini jadi tempat tinggal saya dan teman-teman Indonesia dan juga mahasiswa Cambodia. Bagus banget loh belum lagi fasilitas didalamnya yang diberikan oleh kampus NPIC benar-benar memanjakan kami semua disini.



Nah kalo yang ini bangunan ruang kelas NPIC dan atasnya bangunan dari jurusan saya sekarang yaitu Computer Science. Bersih banget lingkungannya, semua tertata rapih dan bersih membuat mata nyaman untuk selalu melihat pemandangan yang disajikan.


Gambar yang terakhir ini merupakan sketsa dari keseluruhan kampus saya, semua bangunan dominan dengan warna oranye dilengkapi dengan arsitektur tradisional yang unik sehingga membuat lingkungannya terlihat cantik.
Itulah perkenalan dari lingkungan, suasana dan keadaan kampus NPIC Phnom Penh di negara Cambodia.

3/02/2014

Berkunjung ke kedutaan besar republik indonesia di phnom penh cambodia

Kalau ke luar negeri apalagi untuk pendidikan ga lengkap rasanya kalau kita ga mengunjungi perwakilan pemerintah di negara yang kita kunjungi tersebut. Maka dari itu dengan semangat 45 kami berangkat menuju Kedutaan Besar Republik Indonesia melalui jalan-jalan yang baru pertama kali kami lalui.


Selasa, 25 Februari 2014 kami 11 mahasiswa/i program Beasiswa Double Degree kerjasama Indonesia – Cambodia mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk bersilahturahmi bersama pembimbing yang mengantar kami perwakilan dari SEAMOLEC.


Sesampainya disana kami disambut dengan ramah dengan senyum bapak-bapak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Rapatpun dimulai, diawali dari laporan pembimbing kami yang berbicara atas kedatangan kami kemudian dilanjutkan oleh perwakilan dari KBRI sembari diphoto oleh bapak photografer dari KBRInya hahaha dan ternyata bapak-bapak yang berada di KBRI sangat humoris dan mereka senang sekali bercanda dengan kami sehingga tak butuh waktu lama kami untuk mengenal mereka. Diakhir pembicaraan kamipun makan bersama sembari bercerita satu sama lain.



Setelah selesai makan kami semua beranjak keluar untuk berphoto bersama, langkah kaki keluar juga masih dibumbui dengan candaan-candaan dari bapak-bapak KBRI sehingga membuat kami merasa senang dan rasa kekeluargaan itu hadir untuk kami semua.




Semoga kami semua bisa memegang amanah dan pulang dengan prestasi yang membanggakan untuk Indonesia tercinta.
View My Stats